Diduga Tidak Sesuai Specs, Pembangunan SD Negeri Sawah 1 Ciputat Tangsel Disorot Publik

Pembangunan SD Negeri Sawah 1 Ciputat
Tangerang Selatan, Investigasi Birokrasi.net — Pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sawah 1 yang berlokasi di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga tidak sesuai specs. Proyek pendidikan yang bersumber dari anggaran negara tersebut kini menjadi sorotan publik akibat indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaksanaan proyek pembangunan SD Negeri Sawah 1 Ciputat diduga lebih berorientasi pada perolehan keuntungan semata. Akibatnya, kualitas bangunan yang dihasilkan disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Sejumlah bagian pekerjaan konstruksi diduga dikerjakan tidak sesuai standar. Mulai dari pemilihan material bangunan, metode pengerjaan, hingga hasil akhir fisik bangunan yang dinilai jauh dari harapan. Bahkan, muncul dugaan bahwa sebagian anggaran pembangunan digunakan untuk kepentingan lain yang tidak berkorelasi langsung dengan proyek, sehingga berdampak pada penurunan mutu bangunan sekolah.

Read More

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Pasalnya, sekolah merupakan fasilitas publik yang digunakan oleh anak-anak sebagai tempat belajar. Jika dugaan ini terbukti benar, maka tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik di kemudian hari.

Praktik tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah serta Undang-Undang Jasa Konstruksi.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui dinas terkait, serta aparat penegak hukum, untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek pembangunan SD Negeri Sawah 1 Ciputat. Audit tersebut dinilai penting guna memastikan ada atau tidaknya penyimpangan anggaran, pengurangan volume pekerjaan, maupun pelanggaran spesifikasi teknis sesuai RAB.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kecurangan tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.